10 Doa Berbuka Puasa

Doa Berbuka Puasa Ramadan

10 Doa Berbuka Puasa ini ada yang sunnah dibaca setelah berbuka puasa atau ketika berbuka puasa dan ada yang dibaca sebelum berbuka puasa. Kelimanya adalah bacaan yang memiliki dalil atau sandaran hadis. Jadi berdoa dengan salah satu dari yang lima sama-sama sunnah dan mendapat pahala.

Daftar isi

Doa Setelah Berbuka Puasa

1. Doa Berbuka Puasa [1]

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.”

2. Doa Berbuka Puasa [2]

اَللَّهُمَّ إنِّي أَسْألُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ، أنْ تَغْفِرَ لِيْ

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang mencakup segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”

3. Doa Berbuka Puasa [3]

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، اَللَّهُمَّ تَقَبَّل مِنَّا، اِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيمُ

Artinya: “Ya Allah , untuk-Mu atau karena-Mu kami berpuasa, atas rezeki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami. Sesungguhnya, Engkau zat Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

4. Doa Berbuka Puasa [4]

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Artinya: “Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti ganjaran, dengan kehendak Allah Ta’ala.”

Namun Al Jamal dalam Hasyiyah Al Jamal fil Fiqh Asy-Syafi’i, hlm. 3/438, menyatakan doa ini khusus bagi orang yang berbuka puasa dengan air saja (tidak dengan makanan):

لكن هذا ربما يفهم منه أنه في خصوص من أفطر على الماء فليراجع

Artinya: Akan tetapi hadis ini dipahami dari isinya khusus orang yang buka puasa dengan air saja.

5. Doa apabila Berbuka Puasa di Rumah Orang [5]

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ

Artinya: Orang yang puasa telah berbuka puasa di sisimu, dan orang baik makan makananmu, dan para malaikat berdoa untukmu.

Doa sebelum Berbuka Puasa

Disunnahkan untuk berdoa sebelum berbuka. Doa bagi orang yang sedang berpuasa itu mustajabah (diterima). Doanya bisa dengan doa sendiri atau doa-doa dari Nabi di bawah ini.

Nabi bersabda:

ثلاثة لا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ رواه الترمذي

Artinya: Tiga golongan yang tidak akan ditolak doanya yaitu Imam (penguasa) yang adil, orang puasa ketika berbuka, doa orang terzalimi. (HR Tirmidzi. Hadis sahih).

1. Doa dijauhkan dari Sifat Buruk [6]

اللهمَّ إني أعوذُ بك من العجزِ والكسلِ، والجُبنِ والهَرمِ، والبُخلِ، وأعوذ بك من عذابِ القبرِ، ومن فتنةِ المحيا والمماتِ

Artinya: Ya Allah, aku memohon perlindunganMu dari sifat lemah dan malas, pengecut, pikun dan pelit. Aku mohon perlindunganMu dari siksa kubur dan dari fitnah kehidupan dan kematian.

2. Doa Mohon Diampuni [7]

اللهمّ أعوذُ برضاك من سخطِك، وبمعافاتِك من عقوبتِك، وأعوذُ بك منك لا أُحْصى ثناءً عليك أنت كما أثنيتَ على نفسِك

Artinya: Aku memohon perlindungan dengan ridhoMu dari murkaMu, dengan maafMu dari siksaMu. Aku memohon perlindunganMu dariMu aku tidak dapat menghitung pujian atasMu sebagaimana Engkau memuji DiriMu.

3. Doa Mohon Perlindungan dari Ilmu Tidak Manfaat [8]

اللَّهمَّ إني أعوذُ بك من علمٍ لا ينفعُ، وقلبٍ لا يخشعُ، ودعاءٍ لا يُسمعُ، ونفسٍ لا تشبعُ

Artinya: Ya Allah, aku memohon perlindunganMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu, doa yang tidak didengar, diri yang tidak bisa puas.

4. Doa bahagia Dunia dan Akhirat [9]

اللَّهمَّ آتِنا في الدُّنيا حَسنةً وفي الآخرةِ حَسنةً وقِنا عذابَ النَّارِ

Artinya: Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Jagalah kami dari siksa neraka.

5. Doa memohon Rahmat Allah [10]

اللَّهمَّ رحمتَكَ أرجو فلا تكِلْني إلى نفسي طرفةَ عينٍ وأصلِحْ لي شأني كلَّه لا إلهَ إلَّا أنتَ

Artinya: Ya Allah, dengan rahmat-Mu, aku berharap, janganlah Engkau sandarkan urusanku pada diriku walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku seluruhnya, tidak ada ilah yang berhak disembah selain Engkau.

Baca juga: Panduan Puasa Ramadan Lengkap

Cara bertanya

Catatan Kaki

[1] HR Abu Dawud. Status hadis Hasan. Lihat detail.

[2] HR Ibnu Majah. Ibnu Hajar menyatakan Hasan.

[3] HR. Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, dikatakan hasan oleh an-Nawawi.

[4] HR Abu Dawud dan Nasai. Hadis Hasan.

[5] HR Abu Dawud. Hadis sahih menurut An-Nawawi dalam Al-Adzkar.

[6] HR Muslim. Hadis Sahih.

[7] HR Muslim. Hadis sahih.

[8] HR Nasai. Hadis sahih.

[9] HR Ibnu Hibban. Hadis sahih.

[10] HR Ibnu Hibban. Hadis sahih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.