Beda Wahabi Salafi, Hizbut Tahrir, Jamaah Tabligh dan Syiah

Beda Wahabi, HTI, Jamaah Tabligh dan Syiah

Di Indonesia saat ini ada 3 (tiga) gerakan Islam trans nasional besar yang merupakan produk luar Indonesia yaitu Wahabi Salafi, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Jamaah Tabligh (JT). Dan ada 2 (dua) gerakan Islam yang merupakan produk lokal Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Kelima gerakan ini masuk dalam kategori Sunni. Di luar itu, ada juga gerakan lain di luar Sunni yang disebut dengan Syiah.

Berikut gambaran singkat tentang ketiga ormas Islam global yang pengaruhnya cukup signifikan pada sebagian umat Islam Indonesia. Di samping itu, ada juga aliran Syiah.

DAFTAR ISI

  1. WAHABI SALAFI
    1. Nama Gerakan Wahabi
    2. Metode Penyebaran Faham Wahabi
    3. Kesalahan Aliran Wahabi Salafi
  2. HIZBUT TAHRIR INDONESIA (HTI)
  3. JAMAAH TABLIGH (JT)
  4. SYIAH
  5. TABAYUN


WAHABI SALAFI

Siapa yang Lebih Salafi: Wahabi atau Aswaja?
Siapa yang Lebih Salafi: Wahabi atau Aswaja?

Wahabi Salafi atau Wahabi saja adalah istilah yang diidentikkan pada sebuah gerakan Islam politik yang berdiri di kawasan Najed di semenanjung jazirah Arab pada akhir abad ke-12 hijriah atau abad ke-18 masehi yang diprakarsai oleh Muhammad bin Abdul Wahhab (1703 – 1792) dan Muhammad bin Saud (wafat 1765 M). Muhammad bin Saud , yang dikenal sebagai Ibnu Saud, adalah Amir daerah Al-Diriyah dan dianggap sebagai pendiri Negara Saudi dan dinasti Saud Pertama.

Keduanya bersekutu untuk menyebarkan gerakannya. Persekutuan keduanya terus dilanjutkan oleh anak cucu mereka bahkan setelah cicit Ibnu Saud yang bernama lengkap Abdulaziz bin Abdul Rahman bin Faisal bin Turki bin Abdullah ibn Muhammad Al Saud (1876-1953 M) yang juga dikenal sebagai Ibnu Saud   berhasil mendirikan kerajaan Arab Saudi (Al-Arabiyah Al-Saudiyah) pada tahun 1932.

Keturunan Muhammad bin Abdul Wahab, yang kemudian dikenal dengan julukan Alus Syeikh dibantu oleh para ulama lain yang berfaham Wahabi mendapat posisi penting dalam pemerintahan baik sebagai pejabat maupun sebagai Dewan Fatwa (Dar Al-Ifta) yang memberikan fatwa tidak saja kepada rakyat tapi juga kepada kerajaan terkait berbagai keputusan besar. Ulama juga mendapat peran besar dalam yudikatif dan pendidikan.

Tidak heran apabila seluruh universitas negeri di Arab Saudi dipenuhi dengan kurikulum berfaham Wahabi. Dan tidak aneh kalau para mahasiswa yang belajar di berbagai universitas negeri di Arab Saudi tercuci otaknya dan pulang ke Indonesia sebagai ustadz-ustadz penyebar faham Wahabi yang sangat militan.

Nama Gerakan Wahabi

Kalangan penganut aliran Wahabi tidak mau menyebut dirinya Wahabi, mereka lebih senang menyebut dirinya dengan beberapa nama antara lain: Salafi, Salafiyah, Anshar as Sunnah, Anshar at Tauhid, Jama’ah at Takfir Wal Hijrah, Jam’iyyah an Nur Wal Iman, Al Jama’ah al Islamiyyah, dan lain-lain.

Walaupun sebagian besar pengikut Wahabi di Indonesia tidak mau menyebut dirinya sebagai Wahabi, namun pada dasarnya penamaan tersebut awalnya berasal dari diri mereka sendiri.

Seorang pemuka Wahabi di Qatar bernama Ahmad bin Hajar Al Buthami bin Ali menulis buku dengan judul: As Syekh Muhammad ibn Abdil Wahhab ‘Aqidatuh as Salafiyyah Wa Da’watuh al Islamiyyah. Buku ini diedit dan sebarluaskan oleh pemuka Wahabi lainnya, yaitu Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz. Dicetak tahun 1393 H, penerbit Syarikat Mathabi’ al Jazirah. Pada halaman 105, ia menulis: [فلما التقى الوهابيين في مكة] Ketika aku bertemu dengan orang-orang Wahabi di Mekah.
Bin Baz sendiri tidak keberatan dengan sebutan Wahabi. Dalam kitab Fatawa Nur ‘ala Al-Darb pada pertanyaan yang ke 6


س 6 – يقول السائل: فضيلة الشيخ، يسمي بعض الناس عندنا العلماء في المملكة العربية السعودية بالوهابية فهل ترضون بهذه التسمية؟ وما هو الرد على من يسميكم بهذا الاسم؟

الجواب: هذا لقب مشهور لعلماء التوحيد علماء نجد ينسبونهم إلى الشيخ الإمام محمد بن عبد الوهاب رحمة الله عليه فهو لقب شريف عظيم

Artinya: Pertanya’an ke 6 – Seseorang bertanya kepada Syaikh: Sebagian manusia menamakan Ulama-ulama di Arab Saudi dengan nama Wahabi [Wahabiyyah], adakah engkau ridha dengan nama tersebut? Dan apa jawaban untuk mereka yang menamakan engkau dengan nama tersebut?

Jawaban: Penamaan tersebut masyhur untuk ulama tauhid yakni Ulama Nejed [Najd]. Mereka menisbahkan para Ulama tersebut kepada Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab. Nama itu (Wahhabiyah) adalah panggilan yang sangat mulia dan sangat agung

Baca detail: Mengapa Mereka Disebut Wahabi?

Metode Penyebaran Faham Wahabi

Faham Wahabi disebarkan dengan beberapa cara, antara lain:

1. Memberi beasiswa pada mahasiswa dalam dan luar negeri untuk belajar di berbagai universitas negeri di Arab Saudi seperti Universitas Ummul Quro Makkah, Universitas Islam Madinah, Universitas Ibnu Saud Riyadh, dll. Cara ini sangat berhasil dan efektif. Mahasiswa lulusan Arab Saudi yang sudah pulang ke Tanah Air yang sudah menempuh studi minimal program Master atau S3 (Doktor) tidak saja berubah menjadi penganut Wahabi fanatik, tapi mereka juga menjadi pendakwah aliran Wahabi yang militan dan penuh dedikasi. Semangat yang tinggi ini tidak lepas dari besarnya dana yang dikucurkan Arab Saudi bagi mereka yang bersedia menyebarkan dakwah Wahabi di tempat mereka.

2. Mendirikan universitas atau sekolah tinggi di luar Arab Saudi dengan biaya penuh dari Arab Saudi dengan pemberian beasiswa penuh pada mahasiswanya. LIPIA yang berlokasi di Jakarta adalah salah satu contohnya.

3. Memberi dana bantuan pada sejumlah pesantren di Indonesia dengan syarat memasukkan faham Wahabi dalam kurikulumnya.

4. Melalui kader Wahabi lulusan Arab Saudi yang mendirikan pesantren dengan bantuan dana besar untuk mencetak santri yang berpola pikir Wahabi.

5. Membeli hak penerbitan kitab-kitab turos, kitab klasik atau kitab kuning, karya ulama salaf, lalu menerbitkannya.dan menyisipkan karya-karya ulama Wahabi ke dalamnya. Contoh, hak penerbitan kitab Fathul Bari Syarah Sahih Bukhari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani yang dibagian bawah setiap halaman disisipkan karya Bin Baz sebagai muhaqqiq.

6. Merubah secara sengaja konten kitab salaf Ahlussunnah Wal Jamaah dengan kandungan yang sesuai dengan faham Wahabi. Lihat contohnya di sini.

7. Membeli situs-situs di internet yang memiliki pengunjung tinggi dan menggantinya dengan konten yang sesuai dengan faham Wahabi.

8. Membuat situs-situs tanya jawab agama baik dalam bahasa Arab atau bahasa Indonesia atau keduanya dengan memberi jawaban sesuai faham Wahabi.

Kesalahan Aliran Wahabi Salafi

1. Aqidah tauhid Wahabi berdasar teori dari Ibnu Taimiyah dan dikampanyekan oleh pendiri Wahabi, Muhammad bin Abdul Wahab dengan bantuan finansial tak terbatas dari Kerajaan Arab Saudi. Aqidah ini dikenal dengan Tiga Prinsip (Al-Ushul Al-Tsalatsah) yaitu Tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, asma was shifat.

– Membagi tauhid menjadi tiga bagian ini adalah bid’ah terbesar mereka dan senjata utama mereka, ironisnya doktrin ini dijadikan alat untuk mengkafirkan mayoritas umat islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang dalam bertauhid bermadzhab Asy’ariah, Maturidiah. Baca detail: Tauhid Uluhiyah Rububiyah

– Tauhid uluhiyah adalah alat paling ganas untuk mengkafirkan, mensyirikkan dan menyesatkan muslim lain yang tidak ikut golongan mereka. Inilah akar terorisme modern dalam Islam. Baca detail: Tauhid Uluhiyah Rububiyah

– Konsep tauhid Asma was Shifat condong ke tajsim (memfisikkan Allah) yang berlawanan dengan QS Asy-Suro :11. Baca detail: Tauhid Asma wash Shifat

– Menolak adanya ta’wil pada ayat-ayat mutasyabihat, sehingga mereka berkeyakinan bahwa istiwa’nya Allah di ‘Arsy adalah bersemayamnya Allah di atas ‘Arsy. Mereka pun berkeyakinan bahwa Allah mempunyai wajah dan tangan, mereka juga beranggapan bahwa Allah memegang langit, bumi, pepohonan dengan jari jemariNya. Baca detail: Tauhid Asma wash Shifat

2. Takfiriyah: Inilah kesalahan besar gerakan Wahabi Salafi. Doktrin pengkafiran pada umat Islam yang tidak sesuai dengan ideologi mereka menjadi jalan legitimasi yang mudah bagi pengikutnya untuk melakukan terorisme di seluruh dunia dan dengan perasaan tak berdosa membunuh sesama saudara muslimnya. Doktrin takfiriah ini bersumber dari (a) ideologi tauhid uluhiyah ciptaan Ibnu Taimiyah dan dikembangkan serta disebarkan oleh Ibnu Abdil Wahab; (b) doktrin Al-Wala’ wal Bara’; dan (c) doktrin 10 Pembatal Keislaman.

[VIDEO] Sikap Takfiriyah Wahabi Salafi akar terorisme Islam

3. Syirik. Wahabi Salafi dikenal mudah memberi cap syirik pada perilaku sesama muslim yang tidak sesuai dengan doktrin tauhid uluhiyah mereka. Padahal syirik itu mengandung konotasi sama dengan doktrin takfir yakni orang yang dianggap syirik itu keluar dari Islam dan halal darahnya.

[VIDEO] Pernyataan Imam Masjidil Haram, Adil Al-Kalbani, bahwa ISIS adalah penganut Wahabi Salafi

4. Bid’ah. Doktrin bahwa semua yang tidak ada di zaman Nabi adalah bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat membuat Wahabi secara tidak langsung telah menyesatkan dirinya sendiri karena tidak konsisten antara ucapan dengan perbuatan. Contoh, peringatan maulid Nabi dianggap bid’ah dan sesat, tapi hari kemerdekaan Arab Saudi selalu diperingati tiap tahun. Juga, Wahabi secara rutin memperingati haul kematian Ibnu Utsaimin salah satu tokoh ulama mereka. Dan membangun gedung megah untuk museumnya sementara bekas tempat kelahiran Nabi dijadikan perpustakaan sangat kecil di sisi Baitullah. Lihat museum (mathaf) Ibnu Utsaimin di sini.

Bacaan rujukan:
Bid’ah itu Baik 1: Berdasar Quran dan Hadits
Bid’ah itu Baik 2: Pendapat Ibnu Taimiyah
Bid’ah itu Baik 3: Pendapat Madzhab Empat

BEDA ASWAJA DAN WAHABI

Dengan dana penyebaran yang tak terbatas dari kerajaan Arab Saudi dan para donatur fanatik Wahabi di seluruh dunia, maka inilah gerakan paling berbahaya saat ini yang berpotensi memporakporandakan persatuan Islam dan menjadi sumber utama kelemahan Islam di zaman ini.

Adanya gerakan Wahabi yang menyebar luas saat ini sekaligus menjadi kegembiraan kalangan non-muslim yang ingin melihat umat Islam terpecah belah dengan mudah tanpa perlu adanya campur tangan pihak eksternal.

Di kalangan mahasiswa, kalangan pengikut Wahabi banyak aktif di organisasi seperti KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia). Sedangkan secara politik praktis mereka umumnya berada di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baik sebagai fungsionaris partai, kader atau simpatisan. Baca juga: Sikap FPI pada Wahabi dan Syiah

ORMAS ISLAM INDONESIA YANG BERAFILIASI SALAFI WAHABI

Ormas Islam di Indonesia yang secara aqidah terinspirasi dengan ajaran Wahabi antara lain:
– Muhammadiyah. Baca: Yunahar Ilyas: Akidah Muhmmadiyah itu sama dengan Wahabi

Walaupun demikian, ada kecenderungan di kalangan elit MD dan sebagian kalangan akar rumput untuk lebih moderat dan sedikit menjauh dari Wahabi yang murni.

– Al-Irsyad didirikan oleh Syekh Ahmad Surkati dari Sudan. Baca: Profil Al-Irsyad dan Biografi Ahmad Surkati
– PERSIS (Persatuan Islam) didirikan oleh A. Hassan Bandung,
– MTA,
– Hidayatullah
– dll.

Baca juga:
Beda Pesantren Salaf dan Salafi
Beda Aswaja, Salafi Wahabi, Hizbut Tahrir, Jamaah Tabligh

Buku dan kitab Rujukan dan referensi download di sini.

HIZBUT TAHRIR INDONESIA (HTI)
hizbut tahrir indonesia hti
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah bagian dari Hizbut Tahrir (HT) internasional yang didirikan oleh Taqiuddin Al-Nabhani. HT didirikan pada 1953 di Al-Quds, Palestina. Saat ini HT global dipimpin oleh Atha Abu Rashtah. Sedangkan HTI dipimpin oleh Rohmat S. Labib.

Adapun tujuan dari Hizbut Tahrir atau Partai Pembebasan adalah pendirian pan-Islamisme atau persatuan umat seluruh dunia. Tujuan ini sebenarnya baik. Kekurangan dari HT yang sangat fundamental adalah bahwa persatuan umat itu harus menundukkan diri di bawah payung politik tunggal dengan sistem Syariah Islam dan dipimpin oleh seorang Khalifah. Artinya, seluruh umat Islam dunia harus berada di bawah satu kepala negara yang disebut Khalifah sebagaimana pada zaman Khulafaur Rasyidun. Suatu cita-cita yang baik namun oleh banyak pihak dianggap terlalu utopis (mimpi) dan bertentangan dengan fitrah manusia yang beraneka ragam suku dan bangsa (QS Al-Hujurat ayat 13).

Pada akhirnya, gerakan ini hanya menjadi bagian dari dinamika keanekaragaman umat Islam dan relatif tidak begitu berkembang khususnya dalam konteks Indonesia. Di Indonesia, HTI masih kalah jauh kalau dibanding dengan gerakan Wahabi Salafi dalam perekrutan anggota baru terutama di kalangan mahasiswa di kampus-kampus maupun di luar kampus. Salah satu sebabnya adalah karena arahnya yang tidak jelas dan ketidakmauan kelompok ini untuk aktif dalam politik praktis sampai sistem khilafah ditegakkan. Suatu hal yang amat sulit terjadi untuk tidak mengatakan mustahil.

Paham Sesat Hizbut Tahrir

Menurut Nur Hidayat Muhammad dalam bukunya Benteng Ahlussunnah Wal Jama’ah, (Nasyrul Ilmi, Kediri, 2012) konsep ideologi HT yang tidak sesuai dengan Ahlussunnah adalab sebagai berikut:

– Akal sebagai penentu dalam menafsiri wahyu.
– Ingkar akan kebenaran dari adzab kubur.
– Membolehkan mencium wanita bukan istri baik dengan syahwat atau tidak. (Lihat, Fatwa Al-Nabhani dalam Nasyrah Al-Wa’i edisi 29/5/1970).[1]
– Boleh bersalaman dengan perempuan bukan mahram. (ibid).[2]
– Tidak percaya takdir atau qadha dan qadar (lihat, Al-Nabhani dalam Al-Syakhshiyah Al-Islamiyah, hlm. 1/74).
– Tidak percaya akan munculnya Dajjal diakhir zaman.
– Hadits ahad tidak boleh dijadikan dalil dalam akidah.
– Membolehkan negara Islam menyerahkan pajak kepada negara kafir.
– Tidak mengakui negara kesatuan Indonesia (NKRI)

Footnote

[1] Dalam Nashrah Jawab wa Sual (Buletin Tanya Jawab) Edisi 24 Rabiul Awal 1390 hijriah (شرة جواب وسؤال). Teksnya sbb:


ا حكم القبلة بشهوة مع الدليل؟ الجواب: … قد فهم من مجموع الأجوبة المذكورة أن القبلة بشهوة مباحة وليست حرامًا… لذلك نصارح الناس بأن التقبيل من حيث هو تقبيل ليس بحرام لأنه مباح لدخوله تحت عمومات الأدلة المبيحة لأفعال الإنسان العادية،

Artinya: Apa hukum mencium dengan syahwat disertai dalil? Jawab: Dipahami dari kumpulan jawaban yang sudah disebut bahawa mencium dengan syahwat itu boleh dan tidak haram… karena ia berada di bawah keumuman dalil yang membolehkan perbuatan manusia..

[2] Taqiuddin An-Nabhani dalam Al-Nizham Al-Ijtima’i fil Islam (النظام الاجتماعي في الإسلام), hlm. 35, menyatakan:


أما بالنسبة للمصافحة فإنه يجوز للرجل أن يصافح المرأة وللمرأة أن تصافح الرجل دون حائل بينهما

Artinya: Terkait dengan bersalaman / jabat tangan, maka boleh bagi laki-laki untuk berjabatan tangan dengan perempuan, dan wanita menyalami laki-laki tanpa pembatas (penghalang) antara keduanya.

Baca detail:

Penegasan Yusuf Sabatin Bolehnya Ciuman Bukan Mahram
Kesalahan Aqidah Hizbut Tahrir
Kesalahan Syariah Hizbut Tahrir


JAMAAH TABLIGH (JT)
jamaah tabligh
Jamaah Tabligh (Arab: جماعة التبليغ) adalah gerakan dakwah yang berasal dari India. Gerakan yang didirikan pada 1927 oleh Maulana Ilyas Al-Kandahlawi ini awalnya adalah gerakan lokal di kota Delhi, India. Lalu dengan cepat menjadi gerakan nasional dan internasional. Menurut perkiraan saat ini anggota dan simpatisannya mencapai sekitar 20 juta di lebih dari 210 negara di seluruh dunia.

Di Indonesia Jamaah Tabligh juga tumbuh dan berkembang. Gerakan ini mudah berkembang karena bersifat tidak mengikat: anggota bisa masuk dan keluar kapan saja ia mau. Selain itu, JT tidak mengikatkan diri pada partai politik tertentu atau mazhab tertentu. Walaupun fikih pendirinya bermazhab Hanafi.

Oleh Wahabi gerakan ini dianggap bid’ah. Namun di mata ulama moderat, JT adalah gerakan dakwah yang baik dan tidak ada unsur-unsur di dalamnya yang berlawanan dengan syariah. Walaupun di sana sini terdapat plus dan minusnya sebagaimana umumnya di setiap gerakan apapun.

syiah naik haji
Presiden Iran Ahmadinejad sedang Tawaf Haji

Baca detail: Jamaah Tabligh Gerakan Sesat?

SYIAH

Syiah (Arab: شيعة‎) adalah kependekan dari Syiatu Ali atau pengikut Ali) adalah sekte sempalan dalam Islam yang berpandangan bahwa penerus Nabi Muhammad sebagai Khalifah adalah menantu dan sepupunya yang bernama Ali bin Abu Thalib. Aliran Syiah bertentangan dengan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) atau Sunni. Dalam pandangan Sunni, Abu Bakar, bukan Ali bin Abu Thalib, adalah yang pantas menjadi Khalifah pertama yang kemudian diteruskan oleh Umar bin Khattab, Usman bin Affan dan baru Ali bin Abu Thalib sebagai Khalifah keempat dari Khulafaur Rasyidin.

Secara garis besar, aliran Syiah terdiri dari tiga aliran yaitu, pertama, Syiah Itsna Asyariah atau Syiah Dua Belas Imam atau Syiah Imamiyah. Syiah Imamiyah ini umumnya berada di Iran. Kedua, Syiah Zaidiyah mayoritas berada di Yaman. Ketiga, Syiah Ismailiyah. Umumnya berada di India dan Pakistan. Baca juga: Sikap FPI pada Wahabi dan Syiah

Di Indonesia, penganut Syiah umumnya beraliran Syiah Imamiyah. Organisasi Syiah di Indonesia bernama IJABI atau Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia yang dipimpin dan didirikan oleh dedengkot Syiah Indonesia yaitu Jalaluddin Rahmat.

Apakah Syiah termasuk Islam atau bukan? Mayoritas ulama berpendapat Syiah bagian dari Islam walaupun dengan catatan. Kalangan Wahabi berpendapat Syiah bukan Islam, walaupun pemerintah Arab Saudi secara resmi menganggap Syiah adalah Islam. Terbukti, kaum Syiah dibolehkan naik haji setiap tahun. Hanya orang muslim yang dibolehkan melaksanakan ibadah haji dan masuk ke Tanah Haram Makkah Al-Mukarramah.
Baca detail: Pendapat Ulama Ahlussunnah tentang Syiah[]

TABAYUN

Sebagian pembaca meminta kami untuk tabayyun terlebih dahulu sebelum menulis artikel ini pada para anggota gerakan yang disebut di halaman ini. Tabayun atau klarifikasi memang penting karena itu perintah Allah dalam QS Al-Hujurat 49:6.

Sebagaimana diketahui bahwa tabayun bisa dilakukan dengan dua cara yaitu secara lisan atau tulisan. Tabayun secara lisan terutama diperlukan apabila menyangkut masalah individu. Ada berita terkait si fulan, maka kita tabayun dengan menanyakan secara langsung pada si fulan tentang kebenaran berita tersebut. Karena, hanya si Fulan pihak yang paling berhak untuk memberi klarifikasi. Si Fulan bisa saja memberi klarifikasi langsung secara lisan, atau melalui tulisan yang disiarkan di media atau medsos. Tabayun terbaik apabila terkait individu adalah melalui klarifikasi langsung secara lisan, apalagi dalam pertemuan empat mata.

Namun, apabila tabayun terkait suatu gerakan atau aliran, maka cara terbaik adalah dengan mengklarifikasinya melalui tulisan-tulisan esai, makalah atau buku yang ditulis oleh tokoh-tokoh dalam gerakan tersebut. Terutama para pendirinya.

Ingin tabayun tentang Wahabi Salafi, maka bacalah kitab-kitab karya Muhammad bin Abdil Wahab sebagai pendiri. Baca juga kitab-kitab karya ulama Wahabi Salafi lapis kedua seperti Al-Usaimin, Bin Baz, Albani, dll.

Ingin tabayun tentang Hizbut Tahrir, maka bacalah kitab-kitab karya An-Nabhani sebagai pendiri HT dan kitab-kitab lain karya para amir HT. Juga, kitab-kitab karya ulama yang resmi menjadi tokoh di Hizbut Tahrir lapis kedua.

Ingin tabayun tentang Syiah, maka baca kitab-kitab Syiah yang ditulis oleh para pendiri Syiah atau para ulama yang punya otoritas tinggi di kalangan Syiah.

Jadi, cara yang tepat untuk tabayun tentang suatu gerakan atau aliran agama, maka baca kitab-kitab mereka. Terutama kalau pendirinya sudah wafat seperti dalam kasus Wahabi Salafi, Hizbut Tahrir, Jamaah Tabligh, atau Syiah.

Bacaan lanjutan: Kelompok dan Aliran dalam Islam

68 thoughts on “Beda Wahabi Salafi, Hizbut Tahrir, Jamaah Tabligh dan Syiah”

  1. Semua sibuk..jama,ah tabligh GK sibuk..,Al-Qur’an,an bilang kita untuk berkorban.. dalam saling menasehati..intinya dakwahya dng pengorbanan… GK seperti yg lain hanya duduk di kursi..

    1. Jamaah yg ngakunya paling ahli Sunnah wal jamaah, perokok garis keras, pemuja kuburan, penyuka musik melalaikan, akhwat gak menutup aurat dg seksama gak di jabarkan juga ni Min?

  2. Yang kalian maksud selama ini Abdul Wahab bin Rustum (Khawarij teroris), bukan Muhammad bin Abdul Wahab.
    Jika seandainya kalian menisbatkan ke Muhammad bin Abdul Wahab seharusnya dgn Panggilan (Muhammadi), karena Wahab itu ayahnya.
    Sedangkan yg kalian tuduh itu anaknya!!!
    Kalian salah besar dalam masalah ini!
    Kalau yg kalian nisbatkan ke Abdul Wahab, maka itu pantas WAHABI! Karena namanya Wahab!

    1. “Yang kalian maksud selama ini Abdul Wahab bin Rustum (Khawarij teroris), bukan Muhammad bin Abdul Wahab.”

      Ini komentar klise. Anda termakan cuci otak dan propaganda kaum Wahabi Salafi. Yg dimaksud di artikel di atas adalah Muhammad bin Abdul Wahab An Najdi. Lebih detail: https://www.fatihsyuhud.net/beda-generasi-salaf-gerakan-salafi-dan-wahabi/

      “Jika seandainya kalian menisbatkan ke Muhammad bin Abdul Wahab seharusnya dgn Panggilan (Muhammadi), karena Wahab itu ayahnya.”

      Tidak tepat. Contoh: Madzhab Hanbali didirikan oleh Ahmad bin Hanbal. Mengapa tidak disebut madzhab Ahmadi?

      Sekali lagi, banyak baca keterangan dan penjelasan dari kalangan luar Salafi Wahabi. Maka, anda akan mengerti. Mulai dengan membaca buku Ahlusdsunnah Wal Jamaah yg tersedia secara gratis. Baca seluruh link artikel, mulai dari sini (jangan lupa, baca juga catatan kaki dan rujukannya): https://www.fatihsyuhud.net/islam/

  3. bahaya sekali bila wahabi menguasi nusantara yg beraneka ragam bahasa suku dan budaya ini,,mungkin candi borobudur akan di hancurkan ,patung” di bali akan di ratakan,saya sempat tergelitik tentang perbedaan aswaja dan wahabi
    1.wahabi mengkafirkan orang islam
    2..aswaja mengislamkan orang kafir
    heee..
    untuk jamaah tablig apa sama dengan al-khuruj min?

    1. Sudah hampir terjadi pada masa Pangeran Diponegoro.
      Pada masa itu, pada akhirnya Sentot Ali Basya berseberangan dgn Pangeran Diponegoro, karena Pangeran Diponegoro melarang rencana dari Sentot yang berniat untuk mengislamkan seluruh penduduk pulau Bali dengan menghalalkan segala cara, sebagaimana pada masa2 awal pergerakan kaum Padri yg diprakarsai oleh para haji yg pada waktu itu sok2an ikut menggelorakan Revolusi Islam.

  4. Masyarakat Arab Saudi mayoritas mengikuti aliran imam salaf mazhab Hanbali / Imam Ahmad bin Hanbal.

    Apakah gerakan Wahabi yang di backing resmi oleh Kerajaan Arab Saudi tidak ada ajarannya yang bertentangan dengan mazhab Hanbali ?

    Atau Wahabi dan mazhab Hanbali sejalan dalam semua aspek ?
    Sebab mazhab Hanbali diakui sebagai Ahlussunnah wal Jamaah dan gerakan Wahabi juga menganggap dirinya Salafi ( mengikuti ulama salaf ) .

    1. Mazhab Hanbali dan Salafi Wahabi dua hal yg berbeda. Walaupun negara secara resmi mengikuti madzhab Hanbali, tapi prakteknya fatwa2 ulama didominasi ulama Wahabi. Silahkan baca buku: Antara madzhab Hambali dg Salafi Kontemporer karya Syeikh Musthafa Hamdu Ulayyan Al Hambali (versi terjemah)

  5. Assalamualaikum saudaraku, saya mau nanya apakah benar KSI konsultasi syariah islam itu di bimbing oleh ponpes alkoirot
    Trmh kasih
    Wassalamualaikum

  6. Mereka yang menuduh Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah sbg pendiri sekte Wahhabi yang sesat, ini merupakan kesalahan besar, karena apa yang di dakwahkan beliau tidak jauh dari ajaran Islam yang didakwahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam, para sahabatnya, para tabi’in, para tabi’ut tabi’in, dan para ulama yg mengikuti jejak mereka, seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, Adz-Dzahabi, Ibnu Katsir, dll.

      1. Andaikata mereka mau duduk dimajelisnya ulama yang mereka tuduh sebagai Wahabi
        Niscaya mereka akan tahu seperti apa hakikat ajaran Wahabi tersebut
        Tak lepas dari lisan dan tulisan mereka (ulama Wahabi) selain qalallah wa qala rasul ‘ala fahmi shahabah
        Terkadang mereka menukil qaul para ulama salaf maupun khalaf
        Mereka senantiasa mengajak manusia kepada kebenaran dan menjauhi kebathilan
        Mereka senantiasa mengajak manusia untuk mentauhidkan Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun
        Mereka senantiasa mengajak manusia untuk menghidupkan Sunnah dan menjauhi Bid’ah
        Mereka senantiasa mengingatkan manusia agar tidak terjatuh ke dalam Syubhat dan mengendalikan Syahwat
        Akan tetapi sungguh malang nasib mereka
        Fitnah dan tuduhan dusta senantiasa mereka dapatkan dari Ahlul kebathilan
        Begitulah keadaan Ahlul Haq dari masa ke masa
        Namun mereka tetap bersabar demi mengemban amanah mulia dari Ilahi untuk mendapatkan surga dan keridhaan-Nya

        1. itu tanda anda hanya paham salafi wahabi dari mulut para ustadz. coba baca langsung dari kitab2 para pendiri dan tokoh ulama utama Wahabi seperti Bin Abdul Wahab, Bin Baz, Usaimin, Al Bani. Baca versi Arabnya. Maka anda akan tahu.

          1. Kebanyakan ustadz2 Salafi-Wahabi memang suka manis dalam ceramahnya. Yg mereka ajarkan (katanya) adalah islam yg khaffah, yg murni sesuai Al-Quran dan Hadist. Saya dulu hampiiirrr aja masuk ke lubang yg mereka bikin.

  7. Terimakasih atas uraian dan penjelasannya bagi saya yg awam sangat terbantu utk memahaminya, setelah sempat terjerumus paham2 menyesatkan sewaktu kuliah akhirnya sadar dan kembali yakin dengan ajaran orang tua yg ternyata benar karena mereka pejuang NU sejati. Memang sangat berbahaya paham Wahabi ini, mereka mendoktrin mahasiswa khususnya yg masih punya ghiroh dan idealisme tinggi sehingga banyak yg terjebak, semoga makin banyak yg membaca artikel ini, mengerti dan sadar kembali pada Islam yg benar, aamiin.

  8. orang orang yang memecah belah agama menjadi beberapa golongan, masing masing golongan, merasa bangga dengan golongannya … Ar Rum 32

    janganlah kamu mengikuti yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang nya, sesungguh nya pendengaran, penglihatan dan hati akan diminta pertanggungan jawab nya .. Al Isyra’ 36

  9. Tidak ada tanggapan yg jelek tentang jemaah tabligh, apakah ini memang islam murni sehingga tidak ada kejelekannya atau mungkin orang orang pada tidak tau apa itu jemaah tabligh?
    Yg sy tahu mereka pergi dakwah dengan harta dan diri mereka, ini memang sesuai dalil yg dibebankan kepada orang islam dan sesuai perbuatan sahabat.
    Harusnya semua orang ikut jemaah ini untuk bertabligh.

    1. Jemaah tabligh memang nampak di atas jalan yang benar, cuba baca pengalaman mereka yang pernah mengikut jemaah tabligh, kau akan lihat banyak kesesatan di dalam golongan ini.

    2. Waittt… Kebanyakan orang menggolongkan Jamaah Tabligh ini dgn sebutan Jahula.
      Jamaah Tabligh ini yg suka datang berbondong2 mendiami masjid utk beberapa lama, kemudian pada waktu2 mendekati waktu sholat, jamaahnya keliling gang utk dakwah dan mengajak orang2 kampung/kompleks utk sholat jamaah dan memakmurkan masjid itu, kan…

      Cara dakwah mereka baik, hanya saja kebiasaan bersosial mereka yg sangat buruk. Sehingga tak jarang, mereka selalu mengalami pengusiran2 di masjid atau surau yg mereka tempati, karena biasanya mereka jorok, kumuh. Masak di masjid, jemur baju2 disampirkan di pagar2 masjid. Sangat kurang bijaksana kalau dalam urusan yang ini.

  10. Tolong dibahas tentang Islam nusantara min, masyarakat termasuk saya masih belum tahu banyak apakah Islam nusantara itu murni sejalan 100% dengan Nabi SAW, para shahabat, tabi’in, dan para Imam 4 madzhab, ataukah tidak ?

      1. gak ada islam nusantara bang,saban ngaji ama habib,kyai,mualim,abuya,ustad istilah itu kudu dibuang ( banyak di multitafsir oleh segelintir orang , timbulnya toleransi yang kebablasan dan anti arab ).
        islam yah islam bang ( gak ada tambahan lain.islam rahmatan lil alamin ).

        saya cinta amaliah orang-orang tua dulu ( yasinan,tahlil,ziarah,manaqib tuan syech,maulidan )

        terima kasih

  11. Saya mau mengkomentari tulisan di salah satu paragraf di atas yg menyatakan, di kalangan mahasiswa pengikut wahabi banyak yg tergabung dalam organisasi KAMMI. .. statemen itu sangat bertentangan dg fakta yg ada, atau mgk sumber informasi anda tidak benar. KAMMI, sebagian besar pengikutnya adalah simpatisan PKS. PKS sendiri asal gerakannya dari kelompok Ikhwanul Muslimin di Mesir. Kelompok ini jg selalu di serang Wahabi, krn PKS bergerak di bidang politik praktis. Bahkan Wahabi selalu menjuluki kelompok ini sbg kelompok Hizbiyun. Jadi statemen anda soal KAMMI dan PKS, anggotanya adalah wahabi, adalah salah besar. Menunjukkan penulis tidak paham benar peta gerakan2 islam di Indonesia.

    1. Kami tahu. Karna Al-Khoirot sendiri pernah menjadi pondok pertama yg mendukung PKS di era PK. Dulu, Seluruh ketua PKS sering bolak balik ke pesantren kami (Anis Matta, Luthfi, Nur Mahmudi, dll) Dan kami tahu bahwa kader PKS (baik yg dari KAMMI atau bukan) banyak kalangan Salafi. Walaupun ada juga yg murni ikhwan. Kenapa demikian? Karena ikhwan tidak memiliki ideologi agama (hanya ideologi politik), sehingga dg mudah Salafi mengisi ideologi itu dalam liqo2 yg diadakan. Baca: https://www.fatihsyuhud.net/ikhwanul-muslimin/

    2. Sekilas ada benarnya, karena pasar yg diambil oleh wahabi umumnya memang mahasiswa dan orang kantoran.
      Sanggahan dari saudara saya anggap meluruskan, namun mungkin secara persentase masih tetap harus diperhitungkan.
      Jamaah tabligh, siapapun anda islam adalah bersaudara, bersama kita ajak orang masuk syurga bersama2.

  12. Saya tau sampean orang NU, saya sendiri bukan dari ormas manapun, semoga Allah mencatat segala apa yang anda tulis ini, yang mau saya sampaikan adalah kenapa syech muhammad bin abdul wahab yg anda fitnah sebagai wahabi, karena sebenarnya adalah abdul wahab bin rustum yang sebenarnya yang jadi rujukan wahabi, syiah lah yang membuat opini tsb..

    1. Argumen klise dan jadul serta kadaluarsa. tidak perlu bersembunyi dan takut dibilang Wahabi kalau memang anda merasa gerakan M bin Abdul Wahab benar.
      Yg dimaksud Wahabi adalah gerakan yg didirkan oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Ya junjungan anda itu. Bin Baz sendiri mengakui kok anda malah menolak nama Wahabi? Apa anda tidak takut durhaka ada para ulama Wahabi sendiri?

  13. Mantab keterangannya.. Mohon untuk admin menggalakkan lagi dakwah dunia mayanya..Karena kami masyarakat awam yang tidk begitu baik wawasan agamnya banyak yang haus ilmu agama.tapi didunia Maya yang menguasai adalah ghoirina…afwan

  14. Tulisan ini memecah belah, terlalu banyak fitnah dan adu domba. Ketika anda menulis makalah, anda seharusnya lebih cerdas , tidak bodoh dan dangkal. Sertakan dikitab dan halaman berapa fatwa-fatwa yang anda tulis ini. Jadilah netral, bukan menggiring opini.

  15. Maaf sblmnya saya orang yg di kelilingi temen dari salafi dan HTI utk salafi ada sebagian dsni iti benar ada juga tidak, tp tuk hti itu yg persoalan mencium dan salaman dengan wanita itu salah besar malah sya pikir artikel ini menyesatkan. Sya ikut kajian hti umum. Utk akhwat dan ikhwan saja di pisan, soao pernikhan saja di pisah, bagaimana mau salaman? Anda bikin ini tidak sesuai fakta, malah bikin opini yg salah. Kroscek. Lapangan dulu baru berkesimpulan.

    1. 1. anda salah kalau masalah hukum fikih harus kroscek lapangan. Yg harus dilakukan adalah kroscek pandangan dan tulisan yg ditulis oleh tokoh utama HTI.

      2. Selain itu, bolehnya ciuman itu dalam konteks untuk menyambut orang yg baru datang dari bepergian dan harus dg niat ‘tulus’ tidak boleh dg niat nafsu. begitu tulisan nabhani dan sabatin (murid nabhani). Rujukannya lihat di link yg diberikan.

      3. Fatwa Nabhani yg kontroversial tsb sifatnya tidak harus dilakukan. Bahkan sebagian aktivis HTI membantahnya karena mereka menyadari kalau dipraktikkan bisa membuat banyak orang tidak suka dan menjauhi HTI.

      4. begitu juga, secara umum fatwa syariah oleh ulama ahlussunnah sendiri banyak yg tidak dipraktikkan karena faktor adaptasi dg situasi lokal. dan itu biasa saja.

      Intinya, kalau anda membaca fatwa HT di artikel di sini ttg ciuman yg tidak sesuai dg praktik di lapangan itu bukan berarti fatwa tsb tidak ada. Dan sumber rujukan fatwa tsb dg dijelas ditulis di atas. Jadi silahkan konfirmasi dg membaca langsung dari sumber yg dikutip kalau anda kurang percaya. Kalau anda tidak bisa baca artikel Arab, silahkan tanya ke teman yg bisa membacanya. Saran kami, jangan minta bantuan ke aktivis HTI. Tanya ke rekan2 Salafi dll. Itulah cara ilmiah dalam bersikap. Bukan ‘asal tidak percaya’ karena tidak dilakukan di lapangan

        1. safii, hambali, maliki, hanafi musik harammmm.. antum di pesantren main musik ?

          ada wiritan ?
          4 imam gk wirit lho..
          dan kalo meninggal gk da mlm ke 3, 7, 30..

          antum gimana ? ting…tingggg.. 🤭

    2. Di artikel ini bahasan tentang Wahabi lebih rinci dari pada tentang Syi’ah,
      Apakah Wahabi lebih sesat dari Syi’ah?.
      Saya dapat artikel berikut bagaimana tanggapan tentangnya?…

        1. sebaik baiknya perkata’an, adalah Al Qur’an
          sebaik baiknya petunjuk adalah Al Qur’an
          sebaik baiknya penerang adalah Al Qur’an

          1. @usman hamzah, memang benar saudaraku seiman, namun dalam al-qur’an ada ayat mutasyabihat yang memerlukan kajian lebih lanjut.sebelum anda menguasai ilmu agama lebih dalam, alangkah baiknya anda merujuk pada madzhab 4 yang menjadi pegangan aswaja agar anda tdk terjerumus oleh pemahaman yang salah.dengan izin allah, beliau2 yg menjadi 4 madzhab merupakan orang orang pilihan dan hidup lebih dekat pada jaman rasulullah..

Leave a Reply to Hamba Alloh Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.