Lowongan Kerja Santri

lowongan kerja santri

lowongan kerja santri
Mencari lowongan kerja dan mendapatkan pekerjaan adalah tujuan setiap santri yang sudah lulus dari pesantren. Karena dengan mendapatkan kesempatan berkarir di tempat yang diinginkan, setidaknya ia dapat memenuhi kebutuhan dasarnya seperti makan, pakaian, tempat tinggal dan kendaraan. Walaupun dua yang terakhir mungkin dicapai dengan jalan kredit dan cicilan.

DAFTAR ISI

  1. BEDA ANTARA SANTRI DAN NON-SANTRI DALAM BELAJAR DAN BEKERJA
  2. NIAT BELAJAR DAN BEKERJA YANG SYAR’I
  3. KEMISKINAN ADALAH UJIAN, BEGITU JUGA KEKAYAAN
  4. BANYAK JALAN MENCARI REJEKI
  5. LOWONGAN PEKERJAAN YANG TERSEDIA
  6. JENIS KARIR: PNS, BUMN, BANK, TEKNIK, UMUM
  7. CARA MENCARI LOWONGAN KERJA
  8. CARA MELAMAR KERJA
  9. TIPS WAWANCARA KERJA
  10. WASPADA PENIPUAN LOWONGAN KERJA
  11. DOKUMEN WAJIB SAAT MELAMAR KERJA
  12. DAFTAR LOWONGAN KERJA


BEDA ANTARA SANTRI DAN NON-SANTRI DALAM BELAJAR DAN BEKERJA

Antara santri dan non-santri mungkin memiliki banyak persamaan. Keduanya sama-sama memiliki peluang karir dari terendah sampai tingkat yang tertinggi, berkarir dari level kuli sampai level direktur utama atau CEO (Chief Executive Officer), menjabat tingkat RT, lurah camat, bupati, gubernur, menteri sampai jadi Presiden.  Perbedaan di antara kedua elemen masyarakat ini hanya terletak pada niat.

Seorang santri selalu menyandarkan niat baiknya pada ibadah . Belajar untuk ibadah dan meningkatkan iman. Bekerja untuk ibadah menafkahi diri sendiri, anak istri dan kerabat dhuafa yang memerlukan bantuan.

Perbedaan niat ini mungkin tidak akan berpengaruh pada produktivitas dan kreativitas, tapi jelas akan sangat berpengaruh pada banyak hal baik internal maupun pada perusahaan tempat ia bekerja.

Pegawai, staf, manajer, atau direktur yang bekerja dengan niat ibadah akan lebih komitmen dan profesional pada pekerjaannya. Termasuk dalam lingkup profesional adalah menjadikan kejujuran sebagai prinsip harga mati yang tak bisa ditawar. Karena, begitu ia tidak jujur dan melakukan korupsi, maka ia telah keluar dan melenceng dari niatnya yang semula dan merasa begitu bersalah telah menggadaikan prinsip hidupnya.

Ini berbeda dengan mereka yang bekerja dengan niat untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya. Mereka akan berusaha keras untuk mencapai apa yang mereka cita-citakan dengan cara apapun. Baik dengan cara yang legal maupun yang haram. Hidup di dunia bagi mereka adalah tujuan akhir karena, menrut mereka, tidak ada kehidupan lain setelah mati.


NIAT BELAJAR DAN BEKERJA YANG SYAR’I

Seperti disebut di muka, seorang santri dalam memulai segala sesuatu yang baik seperti belajar dan bekerja harus memulainya dengan niat yang benar yakni niat untuk ibadah dan meningkatkan iman.  Ini berdasarkan pada hadits sahih riwayat muttafaq alaih di mana Nabi bersabda:

إنما الأعمال بالنيّات ، وإنما لكل امريء مانوى ، فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله ، فهجرته إلى الله ورسوله ، ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها ، أو امرأة ينكحها ، فهجرته إلى ما هاجر إليه

Artinya: Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

Niat yang benar akan mengandung banyak manfaat bagi kesehatan santri terkait, maupun pada perusahaan tempat di mana dia berkarir. Begitu juga, niat yang benar harus dimulai ditanamkan sejak ketika anak mulai memasuki bangku Taman Kanan-kanan (TK) atau Raudhatut Athfal (RA), naik ke Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah, naik ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP), naik lagi ke Madrasah Aliyah (MA) atau Sekolah Menengah Atas (SMA), atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sampai melanjutkan studi ke perguruan tinggi menempuh program Diploma 1 (D1, D2, D3), Strata 1 (S1, Sarjana), Strata 2 (S2, Master, Magister, MBA) sampai Strata 3 (S3, Doktor) dari berbagai jurusan.

Niat meningkatkan iman dan ibadah dalah belajar dan menempuh studi yang setinggi mungkin akan membuat santri yang bersangkutan termotivasi untuk selalu berusaha belajar untuk mencapai prestasi maksimal dan terbaik dengan cara yang benar dan tidak melanggar syariah. Selain itu, ia juga akan berusaha menjadikan ilmunya yang dia dapat untuk kemanfaatan sebanyak-banyaknya bagi umat manusia dan alam semesta.

Begitu juga, niat ibadah dalam bekerja akan memotivasi seorang santri untuk selalu bekerja dengan cara yang benar, dan halal berdasarkan nilai-nilai ideal syariah Islam dan etika universal. Tidak pernah terpikir olehnya untuk melakukan perbuatan yang melanggar syariah karena mencapai tujuan. Memang, mendapat pekerjaan dan rejeki yang baik adalah harapan setiap santri dan itu wajib disyukuri. Namun, pada waktu yang sama ia akan bersyukur seandainya ia mendapat lowongan karir di tempat dan posisi yang di bawah ekspektasinya. Ia akan mengevaluasi diri mengapa itu terjadi. Ia akan tetap sabar dan tawakal. Pada waktu yang sama ia akan tetap berusaha maksimal untuk meningkatkan kemampuannya agar kapasitasnya dapat siap untuk ditempatkan di mana saja baik sebagai pekerja atau untuk bekerja sebagai wiraswasta (self-employed).

MENGONTROL HARTA DAN HIDUP SEDERHANA

Seorang santri yang diberi jalan sukses oleh Allah secara materi tidak akan mudah terlena untuk menjadi pribadi konsumtif. Ia akan menjadikan hidup sederhana sebagai gaya hidup agar ia tetap dapat mengonrol dunia, bukan dunia yang mengontrolnya. Dengan demikian, maka ia akan mampu untuk membagikan kelebihan hartanya untuk mereka yang dhuafa, dan juga untuk mengurangi kecemburuan dan kesenjangan sosial.

Semua ini tidak mungkin dapat terlaksana apabila niatnya salah sajak awal dan minimnya komitmen untuk mengabdikan diri pada ridha dan jalan Allah dan mengikuti syariahNya.

KEMISKINAN ADALAH UJIAN, BEGITU JUGA KEKAYAAN

Ketika sedang dilanda kesulitan finansial dan sulit mendapatkan pekerjaan yang baik sesuai kualifikasinya, seorang santri tidak akan menyalahkan Allah dengan mengatakan bahwa, “Tuhan tidak sayang pada kami.” Baginya, kaya dan miskin adalah ujian. Dalam QS Al-Anbiya’ :35 Allah dengan tegas menyatakan: “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”

Keberlimpahan harta adalah ujian, bukan anugerah. Kekurangan materi juga ujian, bukan musibah. Apa yang diuji adalah cara berfikir dalam menyikapi semua itu. Apakah akan sombong dan lupa diri saat kaya, atau akan marah dan putus asa saat miskin? Seorang santri sejati tetap waspada, hati-hati dan tidak akan terlena saat kaya, dan tetap optimis dan penuh harapan saat miskin. Seorang santri yang baik adalah seorang muslim yang baik.

BANYAK JALAN MENCARI REJEKI

Banyak jalan untuk mencari rejeki yang halal. Mulai dari menjadi buruh di pabrik, kuli bangunan, bekerja di kantor perusahaan besar atau kecil, sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau wiraswasta dan membuka usaha sendiri.

Apapun jenis karir yang dipilih hendaknya ia merupakan pekerjaan yang disukai dan merasa senang mengerjakaannya. Karena, menyukai pekerjaan yang dilakukan akan membuahkan hasil yang positif dan maksimal, bahkan mungkin luar biasa.

Namun, adakalanya kita tidak berada dalam posisi memilih. Dalam kondisi ini, maka seorang santri akan tetap bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh komitmen karena sesuai dengan niat awal: bahwa bekerja itu bagian dari ibadah.

LOWONGAN PEKERJAAN YANG TERSEDIA

Untuk mencari kerja pada suatu perusahaan seorang santri harus memastikan lebih dulu kualifikasi dirinya. Yang dimaksud kualifikasi adalah ijazah terakhir sekolah formal yang telah ditempuh dan jurusan keahlian yang diambil.

Minimal ijazah yang harus dimiliki untuk mendapatkan pekerjaan adalah tingkat SLTA (MA, SMA, SMK). Untuk level SLTA (sekolah lanjutan tingkat atas), pekerjaan yang tersedia adalah penjaga toko, pramusaji restoran, Satpam, supir (driver), pekerja pabrik, tukang sapu, asisten bengkel motor dan mobil, dan lain-lain.

Sedangkan untuk santri lulusan D1, D2, D3 atau S1 dan S2 mereka akan mendapatkan lebih banyak pilihan. Intinya, semakin tinggi level pendidikan maka akan semakin banyak pilihan karir yang ditawarkan.

JENIS KARIR: PNS, BUMN, BANK, TEKNIK, UMUM

Ditinjau dari jenis perusahaan yang menawarkan pekerjaan, maka lowongan kerja yang paling banyak menjadi favorit pencari kerja (job seeker) adalah sebagai berikut: CPNS (calon pegawai negeri sipil), perusahaan BUMN (badan usaha milik negara), perbankan milik BUMN atau swasta, teknik dan umum.

Semakin favorit suatu jenis perusahaan, maka semakin tinggi persaingannya dan semakin kecil untuk diterima. Ini satu hal yang harus dipahami lebih dahulu saat memulai untuk mencari dan memilih jenis pekerjaan dan perusahaan yang akan dilamar. Oleh karena itu, pastikan santri berada di waktu yang tepat dan cepat dalam mengajukan lamaran pekerjaan yang dipilih.

CARA MENCARI LOWONGAN KERJA

Di era teknologi informasi saat ini, mencari informasi peluang kerja sangatlah mudah. Anda bisa melakukannya dengan online. Sebelum mencari lowongan kerja pastikan anda sudah menetapkan hati terhadap a) jenis pekerjaan apa yang diinginkan; b) kota tempat pekerjaan yang dicari; c) pekerjaan untuk fresh graduate atau untuk yang berpengalaman.

Website untuk mencari lowongan kerja ada dua macam. Pertama, website perusahaan yang menawarkan peluang karir. Kedua, situs portal yang menginformasikan berbagai lowongan kerja dari berbagai perusahaan.

Cara terbaik adalah dengan mengakses website perusahaan yang menawarkan lowongan kerja karena situs resmi perusahaan lebih bisa dipercaya.

Sedangkan situs portal lowongan kerja anda harus lebih berhati-hati karena terkadang infonya tidak akurat dan tidak jarang sudah kadaluarsa. Namun, tidak sedikit yang benar. Intinya, lebih selektif dan hati-hati apabila mencari info kerja dari situs portal lowongan kerja.

CARA MELAMAR KERJA

Setelah Anda mendapatkan info peluang kerja yang diinginkan, tiba waktunya untuk mengajukan lamaran kerja. Berikut bebeberapa tips cara melamar kerja yang benar.

Pertama, Pastikan bahwa lamaran anda ditargetkan untuk posisi yang spesifik. Gunakan kata-kata yang sekiranya tepat untuk posisi yang dilamar.

Kedua, Ketika anda hendak melamar kerja, semestinya mengikuti proses aplikasi secara serius. Misalnya, bacalah kembali materi surat lamaran anda terutama untuk mendeteksi kesalahan ketik atau kesalahan penulisan. Tunjukan bahwa anda seorang profesional.

Ketiga, Pastikan lamaran anda tepat sasaran. Kepastian dan pertimbangan waktu menjadi hal positif dalam Cara Melamar Kerja.

Keempat, Tunjukan keahlian yang anda miliki. Perusahaan di mana pun pastinya akan lebih senang jika mereka bisa mempekerjakan seseorang yang memiliki keahlian tinggi. anda bisa juga mencantumkan berbagai keahlian dan sertifikat yang anda miliki, dan berkaitan dengan pekerjaan yang anda incar tadi.

TIPS WAWANCARA KERJA

Wawancara adalah kesan pertama yang anda tampilkan di depan calon bos. Pastikan dia terkesan dengan cara anda menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan. Intinya, jawab dengan efisien, percaya diri tapi tidak berlebihan dan tidak lebay. Berikut beberapa tips wawancara:

Pertama: Ceritakan tentang diri Anda

Kalimat ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul dalam sesi interview di tempat kerja. Jawaban terbaik dari pertanyaan ini adalah dengan memberikan deskripsi singkat tentang diri Anda dan sedikit ceritakan pengalaman kerja maupun latar belakang pendidikan Anda.

Kedua : Jelaskan mengapa perusahaan harus merekrut Anda?

Cara paling mudah untuk memberikan jawaban terbaik dari pertanyaan ini adalah dengan membuat diferensiasi diri Anda dengan para pelamar yang lain. Sebutkan keunikan diri Anda yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan perusahaan.

Ketiga: Mengapa Anda resign dari tempat kerja sebelumnya?

Cobalah lebih cerdik dalam menjawab pertanyaan ini. Kuncinya, jangan beri jawaban berdasarkan kondisi perusahaan lama Anda namun beri jawaban berdasarkan apa yang membuat Anda tertarik bekerja di perusahaan baru. Hindari menjelek-jelekkan perusahaan lama. Karena, cara ini menunjukkan anda bukan orang yang baik.

Keempat : Apa kekurangan dan kelebihan Anda?

Sebutkan kelebihan Anda dalam bentuk kekurangan. Dengan kata lain, sebutkan kelebihan dengan bahasa yang terkesan tidak sengaja.

Misalkan seperti ini

“Saya memiliki kelemahan yaitu kadang terlalu ambisius dalam mencapai suatu target”
“Saya memiliki kelemahan yaitu begitu disiplin dan tepat waktu sehingga terkadang rekan kerja harus menyesuaikan dengan deadline yang saya buat”
“Saya memiliki kelemahan diantaranya adalah sering lupa waktu jika sudah presentasi atau menyampaikan keunggulan suatu produk.”

Kelima : Tolong sampaikan tentang pengalaman Anda memecahkan suatu persoalan

Untuk pertanyaan kali ini, Anda perlu mengingat kembali prestasi/pencapaian yang pernah Anda dapatkan di tempat kerja sebelumnya atau pengalaman pribadi dalam hidup Anda yang berkaitan dengan karir. Ajukan setidaknya 2 cerita yang menarik sebagai fitur dan ilustrasi.

WASPADA PENIPUAN LOWONGAN KERJA

Pencari kerja atau job seeker adalah orang yang sangat butuh pekerjaan. Biasanya orang yang dalam kondisi sangat butuh itu mudah ditipu. Karena cara berfikirnya kurang jernih. Terutama bagi fresher yang baru lulus sekolah dan belum pernah bekerja sebelumnya di perusahaan manapun. Keadaan ini dimanfaatkan dengan baik oleh para penipu untuk memperdaya para job seeker. Anda harus mewaspadai hal ini.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari penipuan berkedong lowongan kerja:

– Usahakan melamar kerja langsung melalui website perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja. Bukan melalaui situs lowongan kerja atau pihak ketiga yang mengaku sebagai perantara.

Misalnya, untuk mencari kerja di pertamina, maka kunjungi situs resminya di sini atau Bank BCA di sini dan dapatkah lowongan kerja yang tersedia yang sesuai dengan level pendidikan dan jurusan atau jenis pekerjaan yang anda sukai.

Bagaimana cara mengetahui situs resmi perusahaan? Umumnya, nama website sama dengan nama perusahaan. Misalnya, situs resmi Bank BCA adalah baca.co.id; PT Pertaminan adalah pertaminan.com, dan seterusnya. Tulis nama perusahaan yang anda incar di Google, situs dengan nama perusahaan itulah situs resminya.

– Selama proses rekrutmen, perusahaan tidak akan meminta biaya bagi calon pekerja. Kalau ada pihak yang meminta, maka itu ada duakemungkinan: (a) dia makelar bukan bagian yang terkait langsung dengan bagian penerimaan; atau (b) dia memang staf HRD (Human Resource Development) yang sedang mencari keuntungan alias KKN. Apapun kemungkinannya, jangan ikuti kemauannya karena setelah membayar belum tentu anda akan diterima. Secara resmi tidak ada perusahaan yang akan memungut biaya pada calon pekerjanya.

– Tidak semua situs atau perusahaan pencari kerja (head hunter) itu penipu. Untuk lebih jelas, silahkan lakukan konsultasi ke Google tentang situs atau perusahaan terebut atau tanya pada teman yang lebh tahu soal ini.

DOKUMEN WAJIB SAAT MELAMAR KERJA

Setiap hendak melamar kerja, anda akan mengajukan surat lamaran kerja yang dilengkapi dengan dokumen-dokumen berikut:

1. Daftar Riwayat Hidup
2. Fotokopi Ijazah terakhir dan transkip nilai
3. Fotokopi KTP/SIM
4. Fotokopi SKCK terbaru
5. Fotokopi Surat Keterangan Sehat terbaru
6. Pas foto terbaru ukuran 4 X 6
7. Cantumkan kode jabatan yang diinginkan di sudut kanan atas amplop

DAFTAR LOWONGAN KERJA

Berikut daftar lowongan kerja terbaru sebagaimana diumumkan di website resmi masing-masing perusahaan. Klik link info kerja yang diinginkan, maka anda akan diarahkan ke situs resmi perusahaan tersebut.

Catatan: Sebagian lowongan mungkin sudah tidak berlaku.

Lowongan Bank Syariah

Bank Syariah Mandiri
Bank Syariah Bukopin
Bank BNI Syariah
Bank BRI Syariah

Lowongan Perusahaan BUMN

Pertamina
PLN (Perusahaan Listrik Negara)

Lowongan Lulusan SMA Sederajat

Indomaret
Carrefour

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.