Sistem Pendidikan PP Al-Khoirot

Pondok Pesantren Al-Khoirot (PPA) menganut sistem pendidikan terintegrasi yang merupakan perpaduan dari sistem salaf (tradisional) dan modern. Hal ini tak lepas dari kultur pesantren yang terkenal dengan prinsip المحافظة علي القديم الصالح والأخد علي الجديد الأصلح (memelihara nilai lama yang baik, dan mengadopsi nilai baru yang lebih baik). Tidak hanya itu, PPA juga mengadopsi sejumlah pola pendidikan yang ada di luar negeri. Seperti kajian kitab kuning yang tidak hanya terfokus pada disiplin ilmu fiqh, nahwu/sharaf, dan ilmu kalam. Tapi juga meningkatkan intensitas kajian tafsir dan hadits dan perangkatnya (ilmu hadits, ushul fiqh, ilmu tafsir, dll).

Secara garis besar kegiatan pendidikan di PPA terbagi menjadi empat. Yaitu, (a) pengajian kitab kuning (كتب التراث), (b) madrasah diniyah (madin), (c) sekolah formal MTs (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah), dan (d) program intensif bahasa Arab.

DAFTAR ISI

  1. Pengajian Kitab Sorogan/Wetonan
  2. Madrasah Diniyah
  3. Tahfidzul Quran
  4. Pendidikan Formal
  5. Membaca Qu’an Tartil
  6. Program Intensif Bahasa Arab
  7. Ekstra Kurikuler Pesantren
  8. Ekstra Kurikuler Sekolah Formal



I. PENGAJIAN KITAB SISTEM SOROGAN/WETONAN TAHUN 2011/2012

Pengajian kitab kuning alias kitab klasik menjadi ciri khas Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang. Santri yang sudah lulus Wustho II, apalagi Ulya III, hampir dapat dipastikan mampu membaca kitab kuning. Pengajian kitab kuning dilakukan dengan dua cara. Yaitu, (a) dengan sistem sorogan atau wetonan/bandongan dan (b) sistem klasikal di madrasah diniyah (madin).

Adapaun kitab yang dibaca oleh Dewan Pengasuh adalah Kitab Al Umm, Shahih Bukhari, Tafsir Jalalain, Muhadzdzab, Fathul Wahhab, Iqna’, dll.

Berikut jadwal kitab-kitab klasik yang dibaca dalam pengajian sorogan/wetonan oleh Dewan Pengasuh untuk periode tahun 2011/2012.



II. MADRASAH DINIYAH (MADIN)

Madrasah Diniyah atau madin adalah program yang wajib diikuti oleh semua santri baik yang ikut program tahfidzul Quran atau siswa sekolah formal.

Madrasah Diniyah (Madin) Al-Khoirot memiliki beberapa jenjang kelas. Yaitu, I’dad I, I’dad II, Ula I, Ula II, Wustho I, Wustho II, Ulya I, Ulya II dan Ulya III.

Kelas I’dad I sampai Ula II kira-kira sama dengan madrasah ibtidaiyah.
Kelas Wustho I dan II sama dengan madrasah diniyah tsanawiyah (SLTP.)
Kelas Ulya I, II dan III sama dengan madrasah diniyah aliyah (tingkat SLTA). Nantinya, akan ada program ma’had aly yang levelnya sama dengan madrasah diniyah tingkat universitas.

Berikut Jadwal Mata Pelajaran Madrasah Diniyah PPA dari I’dad I sampai Ulya II untuk tahun 2011/2012 (klik tombol “+” untuk mempebersar)


III. TAHFIDZUL QURAN

Program tahfidzul Quran atau menghafal Al-Quran merupakan program baru. Saat ini, program ini khusus dibuka untuk santri putri. Kami sedang dalam proses menyiapkan program tersebut untuk santri putra.

Peserta program tahfidz tetap harus mengikuti program madrasah diniyah (madin), namun diberi kebebasan untuk memilih apakah akan mengikuti program pendidikan formal atau tidak.


IV. PENDIDIKAN FORMAL MTS & MA

PPA memiliki lembaga pendidikan formal tingkat SLTP dan SLTA yaitu MTs Al-Khoirot Malang dan MA Al-Khoirot Malang. Masing-masing memiliki situs resmi di alamat berikut: mts.alkhoirot.com dan ma.alkhoirot.com. Silahkan kunjungi kedua alamat tersebut untuk info lebih detail.


V. MEMBACA AL-QURAN TARTIL

Kemampuan membaca Al-Quran bit-tartil dengan baik dan benar menurut standar yang diakui adalah sangat penting. Untuk melatih dan meningkatkan kemampuan ini, santri dilatih setiap hari setelah salat maghrib berjamaah. Untuk meningkatkan kemampuan muallim (tenaga pengajar), PPA melatih mereka seminggu sekali dengan mendatangkan tenaga muallim lulusan PIQ (Pesantren Ilmu Al-Quran) KH. Bashori Alwi, Singosari.


VI. PROGRAM INTENSIF BAHASA ARAB

Gramatika bahasa Arab yakni ilmu nahwu dan sharaf dipelajari di madrasah diniyah sejak Ula I secara intensif. Begitu juga, kemampuan membaca kitab diasah melalui musyawarah baca kitab dan pengajian sorogan/wetonan kitab Muhadzdzab, Fathul Wahhab, Iqna’ bagi santri kelas Wustho I ke atas.

Namun, intensifikasi bahasa Arab modern tetap dirasa perlu. Karena itu, program bahasa Arab diadakan secara rutin setiap hari dengan penekanan pada muhawarah (conversation).


VII. EKSTRA KURIKULER PESANTREN

1. Musyawarah kitab Fathul Wahhab, Muhadzdzab, dan Iqna’ bagi santri kelas Wustho I ke atas madrasah diniyah (madin) (dua hari sekali).
2. Pengajian Al Quran secara tartil (setiap hari).
3. Program seni pidato/khitobah (setiap dua minggu sekali).
4. Program halaqah mentoring
5. Pidato/drama bahasa Arab (sebulan sekali)
6. Menulis di mading dan buletin SANTRI dan BULETIN ALKHOIROT
7. Menulis setiap minggu di blog masing-masing (saat ini khusus untuk siswa madin kelas Ulya I & II).


VIII. EKSTRA KURIKULER SEKOLAH FORMAL

1. Karate
2. Olahraga meliputi futsal, volley ball, tenis meja, badminton.
3. Pramuka.
4. OSIS
5. Menulis di mading sekolah dan buletin SISWA.

CATATAN:

Seluruh kegiatan di atas harus diikuti oleh seluruh siswa dan santri. Di PPA santri harus menjadi siswa, dan siswa harus menjadi santri. Artinya, siswa sekolah formal tidak boleh hanya sekolah formal. Dia harus sekaligus jadi santri dan mengikuti seluruh program pesantren termasuk madin, pengajian pengasuh dll.

Keterangan gambar: Perkemahan siswa MTS Al-Khoirot Malang saat mengikuti Jambore Pramuka di kecamatan Pagelaran pada 27 – 28 September 2011 dan berhasil merebut Juara Umum III.


2 Responses to “Sistem Pendidikan PP Al-Khoirot”

  1. Salaf & Moderen terkesan bisa memberikan output yang bagus jika dikombinasikan..

  2. jus manggis says:

    Luar biasa!! terima kasih infonya.

Leave a Reply

Komentar Tamu

Galeri Foto

Facebook